Mengenang kembali masa-masa gembira saya menonton anime.
Rugi rasanya kalau masa-masa itu saya lupakan begitu saja. Rugi rasanya
membuang waktu berjam-jam menonton dan pada akhirnya judulnya saja terlupakan.
Saya menganggap itu tidak akan adil untuk mereka yang pernah membuat saya jatuh
hati, berteriak gregetan pada saat muncul adegan romance, membicarakannya
kembali dengan teman se-hobby sampai teman-teman tidak se-hobby lainnya sampai
terheran-heran menyaksikan keseruan kami bercerita, alis berkerut kalau
teorinya sudah berbelit-belit, mewek sampai ingusan, dan tidak lupa juga
momen-momen ketawa cekikikan sendiri di kos-kosan sampai membuat mak lampir
merinding. Hahaha
Anyway, kamu pasti memahami sensasi yang saya alami.
Meskipun selera kita berbeda, tetapi kita satu hati, kita sehati dalam
mencintai anime. Hahaha
Oke. Lanjut saja, paling-paling coretan saya diatas gak asik
dan gak dibaca. Saya akan mencoba menggali ingatan saya yang penuh kenangan
pahit. Wait a minute. Still loading. And ta-daaaaa, here you are.
Pria-Pria Legenda yang membuat saya jatuh hati.
Miketsukami Soushi (Voiced By Yuichi Nakamura)
Pria yang satu ini berperan dalam anime Inu X Boku SS. Soushi-sama adalah
reinkarnasi dari rubah ekor Sembilan yang pernah dibantu oleh Ririchiyo
(pemeran wanita) sewaktu kecil. Dia mempunyai mata kanan yang berwarna biru dan
mata kiri yang berwarna emas gelap, dan itu membuat pandangan pertama ku
dengannya tidak terlupakan. Hahhaa. Penampilan dia ketika berubah menjadi rubah
ekor Sembilan tidak kalah menggemaskan. Membayangkan momen saya bisa mengelus
kepalanya membuat saya greget tidak sabaran. Dan tentu saja impian terpendam
itu tidak akan pernah terwujud. Dia tentunya adalah pria ideal, sopan, sabar, ramah,
dan akan selalu melindungi sang putri, Ririchiyo, dimana Soushi-sama menjadi
bodyguard sang putri. Ada satu adegan yang paling membuat saya cemburu, adegan
terakhir yang menjadi penutup anime ini, yaitu pada saat Ririchiyo melompat ke
dalam pelukan Soushi-sama. Tubuh Soushi-sama yang tegap dan tinggi merangkul
sempurna tubuh Ririchiyo yang kecil. Dan apa yang Soushi-Sama katakan? Dia
mengatakan cinta. Aaakkkkkk…. Aishiteru.. Da isuki desu.. Dan itu menjadi momen
sempurna sepanjang saya menonton anime Inu X Boku SS. Saya dengan sukarela
bersedia mengganti peran Ririchiyo asal bisa berada dipelukan Soushi-sama.
Hahahaa
Jika Anda penasaran, silahkan kunjungi
Keiichi Shimizu (Voiced By Jun Fukuyama)
Kalau Keiichi Shimizu
tidak akan cukup dengan hanya satu foto saja.. karena dia adalah cinta pertama
saya. Hahahaa Penasaran kenapa saya jatuh cinta padanya? Well, jatuh cinta itu
misteri.
(Ini foto yang sempat
saya ambil waktu dia tidur. =D Kita kelelahan bermain musik bersama. Saya masih
ingat momen itu ketika saya tiduran di sampingnya sambil memandang wajah
lembutnya. Haha)
Keiichi-kun ini
main di La Corda D’oro Primo Passo yang
bercerita tentang sekolah musik dan peri musiknya, waktu itu anime ini main di
Animax sewaktu saya masih SMA. Jadi
ceritanya, di sekolah musik ini ada dua jurusan, jurusan umum dan jurusan
musik. Agar semua siswa di sekolah tersebut kembali memperhatikan dan menyukai
musik, tidak hanya siswa jurusan musik saja, maka peri musik yang hanya bisa
diliat oleh Kahoko Hino (Siswi jurusan umum) dan saya tentunya, menyerahkan
sebuah biola ajaib kepada Kahoko Hino untuk dia mainkan. Meskipun Kahoko Hino
tidak tau memainkan musik, tetapi pada saat dia bermain musik, ada daya tarik
tersendiri pada dirinya, dia membuat musik yang dia mainkan seolah hidup di
hati orang yang mendengarkan. Dan itulah kupikir alasan kenapa dia terpilih dan
bukannya saya. Hahaa
Kembali ke cinta
pertama saya, Keiichi Shimizu, meskipun dia hanya peran sesekian (menurut saya)
karena di film ini ada 5 peran cowok-cowok yang tidak kalah cakep sih. Ada
Kazuki Hihara yang selalu ceria (Terompet), ada Len Tsukimari (Biola) yang
selalu saja penuh misteri, ada Azuma Yunoki (Flute), cowok berambut panjang
yang digilai wanita-wanita di sekolah – tapi saya tidak, ada Ryoutarou
Tsuchiura (Piano) yang juga merupakan siswa Jurusan Umum (Olahraga) tetapi
sangat berbakat bermain piano. Namun, saya jatuh cinta kepada Keiichi-kun,
rambutnya yang selalu acak-acakan sehabis bangun tidur, penghayatan dia saat
main musik Cello, dan dia yang selalu kedapatan tertidur di mana saja (sedikit
mirip dengan saya), dan wajahnya yang lugu, manis, bicaranya yang pelan dengan
rambut yang agak ikal, membuat saya tidak bosan memandang wajahnya. Oia, dia
cowok yang paling muda, paling junior di antara ke 5 cowok itu. Dia sebenarnya
gak hobby tidur, hanya saja pada saat dia main Cello, dia suka kebablasan,
tidak tau waktu, dan sampai tidak sadar kalau ternyata dia sudah bermain sangat
lama. Saya pikir ulasannya sudah sangat banyak, maklum yah, Keiichi-kun cinta
pertama saya. Haha
Ending film ini
mungkin sebenarnya agak menjengkelkan (menurut saya), karena dari sekian banyak
cowok cakep di anime ini, tidak satu pun yang dipilih Kahoko, padahal saya
mendukung Len karena adegan mereka bersama yang paling banyak. Meskipun begitu,
kupikir itu dikarenakan anime ini memang fokus di musik. Musiknya menyenangkan.
Coba aja nonton. Rekomendasi saya banget =D =*
Tamahome
(Curious Play)
(Tamahome : Kiri, Miaka : Kanan)
Dia Tamahome,
main di Curious Play aka Fushigi Yugi, anime ini sudah lama banget, zamannya La
Corda D’Oro Primo Passo, Alice Academy, Samurai X, Slam Dunk, waktu tayang di
Animax (saya masih SMA waktu itu), lumayan banyak episodenya. Ceritanya agak
mirip sama drama Korea yang berjudul Faith yang pemeran cowoknya diperankan
oleh Oppa saya Lee Min Ho tapi gak keseluruhan. Yang ada kemiripan hanya pemeran
cewek yang datang dari masa depan ke masa lalu (ke tempatnya Tamahome) melalui
buku sejarah yang Miaka Yuki (pemeran cewek) baca diperpustakaan. Awal cerita
Miaka bersama Yui suatu hari menemukan sebuah buku aneh yang dikenal sebagai
The Universe of The Four Gods sehingga membawa mereka omanti semesta baru di
China Kuno. Ternyata di dunia buku tersebut, Miaka adalah seorang pendeta dari
Suzaku yang ditakdirkan untuk mengumpulkan 7 Celestial Warrior Dewa Suzaku
untuk memanggil Suzaku dan mendapatkan tiga keinginan. Miaka pun jatuh cinta
kepada Celestial Warrior Tamahome (tidak heran karena saya pun begitu) dan
memutuskan untuk mencari cara agar bisa terus bersama Tamahome. Berbeda dengan
Yui yang kembali ke dunia nyata namun mencoba kembali ke dunia buku untuk
menyelamatkan Miaka, tapi ternyata Yui mendapat peran sebagai pendeta dari
Seiryuu yang bekerja melawan Miaka atas kecemburuannya atas cinta tidak
terbalasnya terhadap Tamahome.
Dan aku mendapat
peran untuk jatuh cinta pada Tamahome melihat caranya memperjuangkan dan
melindungi Miaka. =D Pokoknya cerita ini omantic banget.
Calon pacar saya
selanjutnya.. um, saya ingat-ingat dulu. Oh, adaaa….
Natsume
Hyuuga
Natsume-kun ini adalah karakter di Alice Academy. Alice academy ini seperti
namanya adalah sekolah sihir dan Natsume adalah salah satu siswa di akademi
tersebut, dan ilmu yang dia miliki adalah kekuatan api. Jadi ibarat avatar nih
yang bisa menguasai api, hehee. DIa adalah anak lelaki, mungkin di sini
ceritany dia masih seumuran SD atau SMP, karena di akademi ini menghimpun semua
tingkatan dari SD sampai SMA, kayaknya sih. But anyway he’s still cute. Haha
Dia mengenakan anting, pendiam, penuh
intrik dan misteri, dia bandel, sering sekali tidak menurut dengan peraturan sekolah
dan membolos, dia selalu saja menyendiri dan karena kekuatan apinya dia
disegani oleh semua murid dan guru di academy tersebut, tetapi kemudian dia
bertemu dengan Mikan (lawan mainnya) yang 180 derajat berbeda dari Natsume,
ceroboh, bodoh, dan konyol. Dan pada akhirnya, Natsume seolah terpaksa terlibat
dalam masalah yang selalu saja ditimbulkan Mikan. Meskipun awalnya dia
menganggap bahwa Mikan adalah cewek yang sangat menyebalkan tetapi akhirnya
Natsume jatuh cinta padanya dan berniat untuk melakukan apapun untuk
melindunginya. Sepertinya ini akan menjadi cinta segitiga antara
Mikan-Natsume-Diriku. Hahahhaa
See? Meskipun Natsume awalnya tampak
careless, tetapi sebenarnya dia sangat peduli dengan teman-temannya.
Anyway, di awal cerita, Mikan tidak tahu
mengapa dirinya bisa masuk di sekolah sihir tersebut padahal dia tidak memiliki
keistimewaan apapun. Namun seiring waktu, akhirnya diketahui bahwa ternyata
kekuatan yang dimiliki Mikan adalah kekuatan penghalang, jadi dia tidak akan
bisa dicelakai oleh kekuatan penyihir lain. Kekuatannya seperti kekuatan yang
dimiliki Bella setelah dia menjadi vampire di Break Dawn part 2. Just Watch =D
Kenshin Himura
Siapa sih yang gak kenal Kenshin Himura.. Kalau Keiici Shimizu adalah cinta pertama saya, Kenshin adalah segala-galanya bagi saya. This Character is the most I Love, always, he is the One. Hahhaa
Siapa sih yang gak kenal Kenshin Himura.. Kalau Keiici Shimizu adalah cinta pertama saya, Kenshin adalah segala-galanya bagi saya. This Character is the most I Love, always, he is the One. Hahhaa
Thanks to Nobuhiro Watsuki, orang yang
sudah menciptakan karakter Kenshin Himura.
Kenshin main di Samurai X, anime yang
membuat saya bertengkar dengan ibu saya. Saya masih ingat ketika tiba waktu
tayangnya Samurai X di Animax, saya bersikeras untuk bisa menonton anime ini.
Dan terimakasih untuk ibu saya, saya akhirnya menonton hingga episode terakhir
meskipun sekarang sudah menjamur di situs-situs para pecinta anime.
Dan sekarang untuk memuaskan rasa cinta
saya, William Ireton sebagai
produser Eksekutif dan Shinzo Matsuhashi
sebagai produser (terimakasih untuk mereka dan kru lainnya yang tidak bisa saya
sebut satu-satu) membuat sebuah film yang diadaptasi dari Samurai X, dan yang
memerankan Kenshin Himura adalah Takeru
Sato, belakangan menjadi salah satu idola saya juga setelah tau ternyata
dia memiliki lesung pipi yang sangat manis dan juga merupakan sahabat Haruma Miura, cinta pertama saya di
dunia nyata. Mereka bermain bersama di Bloody
Monday, coba aja nonton.
Kenshin Himura dikenal sebagai Battosai di
masa jayanya, namun dia kemudian memutuskan untuk berhenti menjadi Battosai dan
menggunakan pedang dengan mata terbalik sehingga tidak akan sampai membunuh
orang yang dia serang, meskipun pada saat dia jadi Battosai keren banget. Mata
merahnya saat menjadi Battosai membuat jantung saya dag-dig-dug cepat. Dan ada
adegan di film keduanya, Rurouni Kenshin
: Kyoto Taika-Hen, sangat keren, serangan Kenshin pada saat dia hampir
menjadi Battosai benar-benar mirip dengan adegan yang ada di anime. Sughoii…
Anyway, silakan saja nonton live actionnya.
Meskipun ada beberapa adegan yang dibuat berbeda dengan animenya, tetap saja
akan memuaskan rasa rindu animelovers sekalian terhadap Kenshin Himura.
Pete Pumps
Yah, wajar saja namanya seperti itu, karena sebenarnya dia adalah seorang pilot Kanada berusia 16 tahun yang meninggal karena mengalami kecelakaan ketika dia sedang berada di belakang kemudi pesawat. Di saat yang sama, Tazusa Sakurano (lawan mainnya) sedang mengikuti skating competition dan memberikan pertunjukan skatingnya saat itu, namun kemudian ketika dia memainkan pertunjukan tersebut, dia terjatuh. Nah, di adegan itulah, atas kuasa Tuhan, roh Pete memasuki raga Tazusa. Setelah Tazusa tersadar, dia sudah mendapati dirinya bersama roh Pete. Mau dong dirasuki rohnya Pete Pumps. Hahahaa <3
Yah, wajar saja namanya seperti itu, karena sebenarnya dia adalah seorang pilot Kanada berusia 16 tahun yang meninggal karena mengalami kecelakaan ketika dia sedang berada di belakang kemudi pesawat. Di saat yang sama, Tazusa Sakurano (lawan mainnya) sedang mengikuti skating competition dan memberikan pertunjukan skatingnya saat itu, namun kemudian ketika dia memainkan pertunjukan tersebut, dia terjatuh. Nah, di adegan itulah, atas kuasa Tuhan, roh Pete memasuki raga Tazusa. Setelah Tazusa tersadar, dia sudah mendapati dirinya bersama roh Pete. Mau dong dirasuki rohnya Pete Pumps. Hahahaa <3
Sebagai arwah, Pete harus menunggu selama
100 hari sebelum dia bisa ke tempatnya, surga. Sehingga mau tidak mau dia harus
bersama dengan Tazusa selama 100 hari. Cerita anime ini pun bermula dari situ.
Tazusa dalam
skating competition tidak disukai oleh media dan juri karena sikapnya yang
dingin sehingga mempengaruhi image pertunjukannya saat tampil. Berkali-kali
pelatihnya menasihatinya akan hal itu, namun dia tetap saja keras kepala. Sejak
dia dirasuki arwah Pete, Pete pun mencoba untuk membantu Tazusa dalam
pertunjukannya agar dia dapat memenangkan kompetisi tersebut. Image Tazusa pun
mulai berubah sejak dia menampilkan pertunjukannya dengan tema ‘waitress on
ice’.
Tentu saja
pastinya susah jika 2 ruh berada dalam satu tubuh. Karena apapun yang dilakukan
raga Tazusa secara otomatis Pete pun akan melakukan hal yang sama. sehingga
setiap mandi atau berpakaian Tazusa sering kali harus menutup matanya sendiri.
Atau tidak melihat tubuhnya sendiri. Hahaha ribet juga.
Oia, Pete sangat
tidak menyukai tomat. Itu pun dimanfaatkan Tazusa ketika Pete membuatnya
jengkel, Tazusa dengan semangat memakan tomat untuk membuat Pete kapok.
Yah, pada
akhirnya mereka pun saling jatuh cinta.
Adegan terakhir,
tiba saatnya arwah Pete harus meninggalkan Tazusa. Mereka berdua sempat ciuman
sebelum akhirnya arwah Pete pergi meninggalkan Tazusa seorang diri, dan
meninggalkan aku tentunya karena mengingat perginya Pete berarti selesai juga
akhirnya cerita Ginban Kaleidoscope dengan endingnya yang menyedihkan itu.
Hikz.
Duh kenapa saya
ngomongin alur cerita anime ini yah. Hahaa Pokoknya Pete dengan ketampanannya
yang menyejukkan hati membuat ku jatuh cinta.
Yoshida
Haru
Haru-kun adalah
karakter anime dari Tonari no Kaibutsu-kun aka My Little Monster. Hahaha sesuai
judul animenya, Yoshida Haru adalah My Little Monster. Anime ini bergenre
comedy romance. Yoshida-kun ini sangat nakal dan suka membolos sekolah. Tetapi
dia yang selalu apa adanya dan melakukan apapun yang dia ingin lakukan termasuk
terus mengganggu Shizuku Mitsutani, seorang siswi SMA yang satu sekolah
dengannya. Dan tidak hanya mengganggu Shizuku Mitsutani, dia juga sering
mengusik pikiran dan hatiku. Hahahaaa Dia adalah karakter anime kedua setelah
kenshin himura yang pernah saya pasang menjadi wallpaper handphone-ku. =D
(Ini
adalah foto yang pernah saya jadikan wallpaper. Haha)
Dia seperti anak
lelaki nakal yang ingin kau jinakkan.
Yoshida Haru
memang tampak keras dan menakutkan tetapi sebenarnya dia tidak bermaksud jahat.
Dia dengan kepolosannya, lugu dan sangat pengertian. Dan dia sangat pintar,
selama dia absen dari sekolah dia gunakan waktunya untuk belajar dan belajar.
Anyway dia
kemudian bertemu dengan si ‘dry ice’ Shizuku Mitsutani yang memiliki sikap
dingin dan tidak peduli dengan orang lain kecuali belajar. Shizuku mendatangi
Haru untuk memberikan catatan dari sekolah selama Haru absen. Cerita pun
bermula dari situ.
Oia, dia
mempunyai seorang kakak yang tidak kalah cakep sih. Kakaknya Yuuzan dulu sangat
menyayangi dan melindungi Haru, adiknya. Namun karena Yuuzan cemburu terhadap
Haru yang lebih diperhatikan oleh keluarganya sehingga dia mulai membenci Haru.
Karena hal itu, Haru yang sempat tinggal bersama kakak dan keluarganya menjadi
drop dan menimbulkan banyak masalah sehingga dia diusir dari rumah.
Meskipun begitu
pertemuannya dengan Shizuku mulai menimbulkan perubahan pada sikap mereka satu
sama lain. Shizuku yang awalnya tidak peduli dengan hal lain akhirnya mulai
melihat Yoshida Haru sebagai ‘seseorang’. Hahahhaaa
Endingnya happy
sih. Cuma agak menggantung.
Fuwa
Mahiro
Fuwa Mahiro
adalah kakak saya di Zetsuen No Tempest, berarti saya adalah Fuwa Aika.
Hahhahaa. Ini sebenarnya adalah bentuk kecemburuan saya terhadap Fuwa Aika
karena memiliki seorang kakak yang sangat berkarisma seperti Mahiro, meskipun
pada akhirnya Fuwa Aika pacaran dengan sahabat baiknya Fuwa Mahiro yaitu
Takigawa Yoshino. Mereka sama-sama cakep luar biasa, namun karakter mereka
sangat berbeda. Mungkin itu yang membuat persahabatan mereka seperti dua
perpaduan yang saling melengkapi.
“Saya bisa
bertahan sejauh ini karena saya terlibat dengannya”, begitu kata Yoshino.
“Mungkin saya
tidak akan bertahan sejauh ini tanpa dia”, dan begini kata Mahiro.
See?
Persahabatan mereka cukup menarik.
Anime ini
memiliki cerita yang agak pelik. Tetapi ceritanya lebih masuk akal dan bisa
dimengerti dibandingkan Guilty Crown, meskipun begitu kedua anime ini sama-sama
bagus.
Terlepas dari
ceritanya, Mahiro adalah seseorang yang sangat bisa diandalkan karena dia tidak
akan mudah terpengaruh oleh apapun.
“Aku akan
menulis skenario saya sendiri”, begitu katanya.
Yang membuat saya
menyukainya adalah mata jahatnya, tegas, saat dia mengatakan tujuannya dia
tampak sangat bersemangat. Akan sangat jelas melihat perbedaan Yoshino dan
Mahiro jika kau melihat mata mereka. Yoshino yang tampak polos, selalu menurut,
dan Mahiro yang selalu saja tampak memaksa. Aku baru saja selesai menonton
anime ini. Dan Aaaakkkk, animenya sedih, konyol dengan caranya sendiri, serius,
meskipun ending ceritanya happy, tetap saja saya, Mahiro dan Yoshino bersedih
karena Fuwa Aika memutuskan untuk membunuh dirinya sendiri.
Anyway, saya
harus segera pergi. Saya ada janji bertemu Mahiro satu jam lagi. Yayyy…
Yuuta
dan Yuuki
Kenapa mereka
berdua ditempatkan di nomor yang sama? Karena mereka sendiri mengaku tidak bisa
tidur kalau tidak saling bersebelahan. Hahahaa Itu waktu mereka masih TK.
Mereka kembar,
salah satu karakter dari Kimi to Boku. Soundtrack anime ini bagus, loh. Tapi
cari saja sendiri. Di tulisan ini saya hanya fokus membahas mengapa saya jatuh
cinta padanya.
Ada dua karakter
cowok lainnya, mereka berempat sudah bersahabat selama 17 tahun, pertama kali
mereka bertemu adalah saat musim semi pertama pada waktu mereka masih TK.
Yuuta yang lebih
tua tentunya lebih dewasa, bertanggungjawab, dan tentunya lebih memperhatikan
hal-hal detail seputar pekerjaan rumah. Sedangkan Yuuki, adiknya, lebih cuek
dan tidak perhatian. Dia seringkali mengabaikan orang lain disekitarnya.
Kaname, sahabatnya yang lain dengan ciri khas kacamatanya, tipe pengatur, kalau
yang lainnya terlalu santai, dia adalah orang yang terlalu detail, dan Yuuki
adalah objek yang seringkali membuat dia pusing. Ada lagi Shun, dia sedikit
feminim dengan rambut gondrongnya, dia lembut dan perhatian dengan
teman-temannya yang lain. Tetapi dia akan mencukur rambutnya di episode-episode
terakhir. Karakter itulah yang membuat persahabatan mereka sangat kocak.
Belakangan akan muncul karakter baru yang akan bergabung dengan mereka. Tetapi
saya tidak akan membahasnya di sini.
(Shun
yang berambut merah, di sini dia sudah rambutnya sudah dicukur, yang ditengah
itu adalah karakter baru yang saya sebut sebelumnya, dan sisanya kamu pasti
bisa menebak sendiri)
Lucunya, Yuuki
yang saat itu dibujuk oleh Kaname agar dia bergabung dengan sebuah klub. Dan
ternyata, dia malah lebih ahli dan sangat atletis, klub basket, panah, judo,
dia mainkan semua dengan sangat keren. Shun hampir mengusulkan untuk mencobanya
di klub memasak, ternyata waktu SMP dia pernah membantu teman ceweknya mengupas
kentang dan Yuuki malah lebih ahli dibanding teman ceweknya yang lain. Yah ekspresinya
yang dingin dan sikapnya cuek pasti tidak akan disangka bahwa dia mampu
melakukannya. Dia sangat suka membaca manga, saat Kaname mengetahuinya dia
kemudian membawanya ke klub Manga meskipun pada akhirnya klub Manga itu lebih
mirip dengan Klup ‘Langsung Pulang ke Rumah’. Suatu hari, Yuuki diminta untuk
menggambar anime, dengan hobbynya yang suka membaca anime, pasti hal itu tidak
akan berat untuknya. But the fact, gambarnya sangat hancur. Hahahhaaa. Malah
yang jago menggambar adalah kakaknya Yuuta. Yuuta mengaku dia sudah sering
melihat komik di rumahnya, mungkin karena itu. Lucu kan. Mungkin gak lucu kalau
dibaca, makanya coba aja nonton.
Nah, kalau yang
membuat saya jatuh cinta dengan Yuuta adalah kedewasaannya dan pengertiannya
dia dengan kondisi yang saya alami. Dia selalu saja bisa mengerti perasaan saya
tanpa saya harus menjelaskan atau menunjukkan perasaan saya. Hahahhaa Bukan
saya sih. Cerita yang ada di anime itu.
Anyway, mereka
adalah saudara kembar yang menggemaskan.
Demikianlah tempat-tempat
bersejarah dimana saya pernah dan akan selalu menaruh hati. Hahaha
Eits.. saya hampir lupa ternyata
masih ada. Banyak banget yak. Hahhaha
Gilbert Nightray
Warna matanya yang Gold membuat saya jatuh
cinta pada pandangan pertama. Gilbert ini adalah karakter di Pandora Hearts dan bersahabat karib dengan
Oz. Saya sudah agak lupa dengan jalan cerita anime ini. Tetapi saya tetap tidak
lupa dengan perasaan saya terhadap Gilbert.
(Ini
adalah foto saat dia mengutarakan perasaan cintanya ke saya, betapa senangnya
=D)
“No matter what happens, I will be beside
you”, begitu yang pernah dikatakannya kepada saya. Hahahhaa eh salah, kepada Oz
maksudnya. =D
Anime ini dimulai ketika Oz mencapai umur
15 tahun dan akhirnya diadakan ritual untuk merayakan hal tersebut, memang
sudah merupakan ritual turunan. Tetapi kemudian hal tidak diduga terjadi. Tiba-tiba
dia berada di sebuah penjara yang bernama “Abyss”, disitulah dia diselamatkan
dengan Alice, the Bloodstained Black Rabbit, dan mengadakan kontrak dengannya.
Nah Gilbert ini belakangan diketahui adalah
sahabat Oz sejak kecil. Hanya saja ceritanya memang agak memusingkan karena
fisik Gilbert yang sudah dewasa tentu berbeda dengan Oz yang masih 15 tahun. Dan
Mengejutkannya lagi, ternyata ratusan tahun lalu ada sebuah tragedy, Gilbert
dan Oz ada pada saat tragedy tersebut terjadi. Jadiii, umm, daripada saya
pusing dan Anda pusing, lebih baik langsung saja nonton animenya.
Istimewanya anime ini juga menampilkan
adegan-adegan yang konyol dan sangat terhibur. Dan tentu saja saya juga sangat terhibur
apalagi dengan Gilbert yang kadang-kadang bertingkah lucu dan bikin gemas. Hahahhaa
LOL
Oia, di anime ini juga ada Vincent Nigthray yang gak kalah cakep,
maklum saja karena dia adiknya Gilbert. Haha. Ini anime recommended kok, gak
bakalan nyesal.
Takumi Usui
Meskipun dia berada di urutan sebelas, dan
memang sengaja tidak diurutkan, Usui-kun no baka (begitu Mizaki Ayusawa sering
memanggilnya, kalau saya sih memangginya ‘honey’) ini adalah karakter di Kaichou wa Maid Sama (The President is a
Maid). Sesuai judulnya, anime ini menceritakan Mizaki Ayusawa sebagai ketua OSIS di Seika High, dan ternyata di
luar sekolah, kesehariannya adalah bekerja paruh waktu sebagai pelayan di sebuah
resto. Nah sebagai ketua OSIS tentunya dia mengatur semua hal-hal yang ada
disekolahnya, tidak terkecuali adalah peraturan-peraturan yang dia buat. Dia pun
akhirnya bertemu dengan pujaan hati saya, Takumi Usui. Usui pada akhirnya
mengetahui pekerjaan Misaki, sejak itu Usui selalu saja terlibat dengan Misaki
dan akhirnya ada perasaan cinta yang muncul di antara mereka.
Usui adalah tipe cowok yang penuh misteri,
dingin tetapi sebenarnya perhatian, selalu bisa diandalkan, cuek tetapi
sebenarnya pengen. Hahahhaaa
Anime ini adalah anime pertama kali yang
saya nonton saat kuliah.
(Ini
dia, ketika kita saling mengambil gambar satu sama lain. Romantis kan?)
How about you?





.jpg)






hahaha,,,, gak saya sangka bakalan kau ungkapkan semua yg kau rasakan.
BalasHapusSetidaknya setia meko sama Fuwa Mahiro. biarkan saya tenang bersama Yoshino..
ahahah
hahahhaaa... tenang mii sj... sa biarkan jko bersama yoshino, tapi asal kau tau nah mantanku itu... kau ibaratnya hakaze.. =P
BalasHapusYaps usui is the best😘
BalasHapusYaps usui is the best😘
BalasHapus