Senin, 26 Januari 2015

Pria-Pria Legenda yang Membuat Saya Jatuh Hati

Mengenang kembali masa-masa gembira saya menonton anime. Rugi rasanya kalau masa-masa itu saya lupakan begitu saja. Rugi rasanya membuang waktu berjam-jam menonton dan pada akhirnya judulnya saja terlupakan. Saya menganggap itu tidak akan adil untuk mereka yang pernah membuat saya jatuh hati, berteriak gregetan pada saat muncul adegan romance, membicarakannya kembali dengan teman se-hobby sampai teman-teman tidak se-hobby lainnya sampai terheran-heran menyaksikan keseruan kami bercerita, alis berkerut kalau teorinya sudah berbelit-belit, mewek sampai ingusan, dan tidak lupa juga momen-momen ketawa cekikikan sendiri di kos-kosan sampai membuat mak lampir merinding. Hahaha
Anyway, kamu pasti memahami sensasi yang saya alami. Meskipun selera kita berbeda, tetapi kita satu hati, kita sehati dalam mencintai anime. Hahaha
Oke. Lanjut saja, paling-paling coretan saya diatas gak asik dan gak dibaca. Saya akan mencoba menggali ingatan saya yang penuh kenangan pahit. Wait a minute. Still loading. And ta-daaaaa, here you are.
Pria-Pria Legenda yang membuat saya jatuh hati.

Miketsukami Soushi (Voiced By Yuichi Nakamura)


Pria yang satu ini berperan dalam anime Inu X Boku SS. Soushi-sama adalah reinkarnasi dari rubah ekor Sembilan yang pernah dibantu oleh Ririchiyo (pemeran wanita) sewaktu kecil. Dia mempunyai mata kanan yang berwarna biru dan mata kiri yang berwarna emas gelap, dan itu membuat pandangan pertama ku dengannya tidak terlupakan. Hahhaa. Penampilan dia ketika berubah menjadi rubah ekor Sembilan tidak kalah menggemaskan. Membayangkan momen saya bisa mengelus kepalanya membuat saya greget tidak sabaran. Dan tentu saja impian terpendam itu tidak akan pernah terwujud. Dia tentunya adalah pria ideal, sopan, sabar, ramah, dan akan selalu melindungi sang putri, Ririchiyo, dimana Soushi-sama menjadi bodyguard sang putri. Ada satu adegan yang paling membuat saya cemburu, adegan terakhir yang menjadi penutup anime ini, yaitu pada saat Ririchiyo melompat ke dalam pelukan Soushi-sama. Tubuh Soushi-sama yang tegap dan tinggi merangkul sempurna tubuh Ririchiyo yang kecil. Dan apa yang Soushi-Sama katakan? Dia mengatakan cinta. Aaakkkkkk…. Aishiteru.. Da isuki desu.. Dan itu menjadi momen sempurna sepanjang saya menonton anime Inu X Boku SS. Saya dengan sukarela bersedia mengganti peran Ririchiyo asal bisa berada dipelukan Soushi-sama. Hahahaa
Jika Anda penasaran, silahkan kunjungi

Keiichi Shimizu (Voiced By Jun Fukuyama)
      Kalau Keiichi Shimizu tidak akan cukup dengan hanya satu foto saja.. karena dia adalah cinta pertama saya. Hahahaa Penasaran kenapa saya jatuh cinta padanya? Well, jatuh cinta itu misteri.

(Ini foto yang sempat saya ambil waktu dia tidur. =D Kita kelelahan bermain musik bersama. Saya masih ingat momen itu ketika saya tiduran di sampingnya sambil memandang wajah lembutnya. Haha)
Keiichi-kun ini main di La Corda D’oro Primo Passo yang bercerita tentang sekolah musik dan peri musiknya, waktu itu anime ini main di Animax sewaktu saya masih SMA.  Jadi ceritanya, di sekolah musik ini ada dua jurusan, jurusan umum dan jurusan musik. Agar semua siswa di sekolah tersebut kembali memperhatikan dan menyukai musik, tidak hanya siswa jurusan musik saja, maka peri musik yang hanya bisa diliat oleh Kahoko Hino (Siswi jurusan umum) dan saya tentunya, menyerahkan sebuah biola ajaib kepada Kahoko Hino untuk dia mainkan. Meskipun Kahoko Hino tidak tau memainkan musik, tetapi pada saat dia bermain musik, ada daya tarik tersendiri pada dirinya, dia membuat musik yang dia mainkan seolah hidup di hati orang yang mendengarkan. Dan itulah kupikir alasan kenapa dia terpilih dan bukannya saya. Hahaa
Kembali ke cinta pertama saya, Keiichi Shimizu, meskipun dia hanya peran sesekian (menurut saya) karena di film ini ada 5 peran cowok-cowok yang tidak kalah cakep sih. Ada Kazuki Hihara yang selalu ceria (Terompet), ada Len Tsukimari (Biola) yang selalu saja penuh misteri, ada Azuma Yunoki (Flute), cowok berambut panjang yang digilai wanita-wanita di sekolah – tapi saya tidak, ada Ryoutarou Tsuchiura (Piano) yang juga merupakan siswa Jurusan Umum (Olahraga) tetapi sangat berbakat bermain piano. Namun, saya jatuh cinta kepada Keiichi-kun, rambutnya yang selalu acak-acakan sehabis bangun tidur, penghayatan dia saat main musik Cello, dan dia yang selalu kedapatan tertidur di mana saja (sedikit mirip dengan saya), dan wajahnya yang lugu, manis, bicaranya yang pelan dengan rambut yang agak ikal, membuat saya tidak bosan memandang wajahnya. Oia, dia cowok yang paling muda, paling junior di antara ke 5 cowok itu. Dia sebenarnya gak hobby tidur, hanya saja pada saat dia main Cello, dia suka kebablasan, tidak tau waktu, dan sampai tidak sadar kalau ternyata dia sudah bermain sangat lama. Saya pikir ulasannya sudah sangat banyak, maklum yah, Keiichi-kun cinta pertama saya. Haha
Ending film ini mungkin sebenarnya agak menjengkelkan (menurut saya), karena dari sekian banyak cowok cakep di anime ini, tidak satu pun yang dipilih Kahoko, padahal saya mendukung Len karena adegan mereka bersama yang paling banyak. Meskipun begitu, kupikir itu dikarenakan anime ini memang fokus di musik. Musiknya menyenangkan. Coba aja nonton. Rekomendasi saya banget =D =*




   Tamahome (Curious Play)

(Tamahome : Kiri, Miaka : Kanan)

Dia Tamahome, main di Curious Play aka Fushigi Yugi, anime ini sudah lama banget, zamannya La Corda D’Oro Primo Passo, Alice Academy, Samurai X, Slam Dunk, waktu tayang di Animax (saya masih SMA waktu itu), lumayan banyak episodenya. Ceritanya agak mirip sama drama Korea yang berjudul Faith yang pemeran cowoknya diperankan oleh Oppa saya Lee Min Ho tapi gak keseluruhan. Yang ada kemiripan hanya pemeran cewek yang datang dari masa depan ke masa lalu (ke tempatnya Tamahome) melalui buku sejarah yang Miaka Yuki (pemeran cewek) baca diperpustakaan. Awal cerita Miaka bersama Yui suatu hari menemukan sebuah buku aneh yang dikenal sebagai The Universe of The Four Gods sehingga membawa mereka omanti semesta baru di China Kuno. Ternyata di dunia buku tersebut, Miaka adalah seorang pendeta dari Suzaku yang ditakdirkan untuk mengumpulkan 7 Celestial Warrior Dewa Suzaku untuk memanggil Suzaku dan mendapatkan tiga keinginan. Miaka pun jatuh cinta kepada Celestial Warrior Tamahome (tidak heran karena saya pun begitu) dan memutuskan untuk mencari cara agar bisa terus bersama Tamahome. Berbeda dengan Yui yang kembali ke dunia nyata namun mencoba kembali ke dunia buku untuk menyelamatkan Miaka, tapi ternyata Yui mendapat peran sebagai pendeta dari Seiryuu yang bekerja melawan Miaka atas kecemburuannya atas cinta tidak terbalasnya terhadap Tamahome.
Dan aku mendapat peran untuk jatuh cinta pada Tamahome melihat caranya memperjuangkan dan melindungi Miaka. =D Pokoknya cerita ini omantic banget.

Calon pacar saya selanjutnya.. um, saya ingat-ingat dulu. Oh, adaaa….

   Natsume Hyuuga

See? He’s so cute…
Natsume-kun ini adalah karakter di Alice Academy. Alice academy ini seperti namanya adalah sekolah sihir dan Natsume adalah salah satu siswa di akademi tersebut, dan ilmu yang dia miliki adalah kekuatan api. Jadi ibarat avatar nih yang bisa menguasai api, hehee. DIa adalah anak lelaki, mungkin di sini ceritany dia masih seumuran SD atau SMP, karena di akademi ini menghimpun semua tingkatan dari SD sampai SMA, kayaknya sih. But anyway he’s still cute. Haha
Dia mengenakan anting, pendiam, penuh intrik dan misteri, dia bandel, sering sekali tidak menurut dengan peraturan sekolah dan membolos, dia selalu saja menyendiri dan karena kekuatan apinya dia disegani oleh semua murid dan guru di academy tersebut, tetapi kemudian dia bertemu dengan Mikan (lawan mainnya) yang 180 derajat berbeda dari Natsume, ceroboh, bodoh, dan konyol. Dan pada akhirnya, Natsume seolah terpaksa terlibat dalam masalah yang selalu saja ditimbulkan Mikan. Meskipun awalnya dia menganggap bahwa Mikan adalah cewek yang sangat menyebalkan tetapi akhirnya Natsume jatuh cinta padanya dan berniat untuk melakukan apapun untuk melindunginya. Sepertinya ini akan menjadi cinta segitiga antara Mikan-Natsume-Diriku. Hahahhaa
See? Meskipun Natsume awalnya tampak careless, tetapi sebenarnya dia sangat peduli dengan teman-temannya.
Anyway, di awal cerita, Mikan tidak tahu mengapa dirinya bisa masuk di sekolah sihir tersebut padahal dia tidak memiliki keistimewaan apapun. Namun seiring waktu, akhirnya diketahui bahwa ternyata kekuatan yang dimiliki Mikan adalah kekuatan penghalang, jadi dia tidak akan bisa dicelakai oleh kekuatan penyihir lain. Kekuatannya seperti kekuatan yang dimiliki Bella setelah dia menjadi vampire di Break Dawn part 2. Just Watch =D

   Kenshin Himura
Siapa sih yang gak kenal Kenshin Himura.. Kalau Keiici Shimizu adalah cinta pertama saya, Kenshin adalah segala-galanya bagi saya. This Character is the most I Love, always, he is the One. Hahhaa
Thanks to Nobuhiro Watsuki, orang yang sudah menciptakan karakter Kenshin Himura.



Kenshin main di Samurai X, anime yang membuat saya bertengkar dengan ibu saya. Saya masih ingat ketika tiba waktu tayangnya Samurai X di Animax, saya bersikeras untuk bisa menonton anime ini. Dan terimakasih untuk ibu saya, saya akhirnya menonton hingga episode terakhir meskipun sekarang sudah menjamur di situs-situs para pecinta anime.
Dan sekarang untuk memuaskan rasa cinta saya, William Ireton sebagai produser Eksekutif dan Shinzo Matsuhashi sebagai produser (terimakasih untuk mereka dan kru lainnya yang tidak bisa saya sebut satu-satu) membuat sebuah film yang diadaptasi dari Samurai X, dan yang memerankan Kenshin Himura adalah Takeru Sato, belakangan menjadi salah satu idola saya juga setelah tau ternyata dia memiliki lesung pipi yang sangat manis dan juga merupakan sahabat Haruma Miura, cinta pertama saya di dunia nyata. Mereka bermain bersama di Bloody Monday, coba aja nonton.


Kenshin Himura dikenal sebagai Battosai di masa jayanya, namun dia kemudian memutuskan untuk berhenti menjadi Battosai dan menggunakan pedang dengan mata terbalik sehingga tidak akan sampai membunuh orang yang dia serang, meskipun pada saat dia jadi Battosai keren banget. Mata merahnya saat menjadi Battosai membuat jantung saya dag-dig-dug cepat. Dan ada adegan di film keduanya, Rurouni Kenshin : Kyoto Taika-Hen, sangat keren, serangan Kenshin pada saat dia hampir menjadi Battosai benar-benar mirip dengan adegan yang ada di anime. Sughoii…
Anyway, silakan saja nonton live actionnya. Meskipun ada beberapa adegan yang dibuat berbeda dengan animenya, tetap saja akan memuaskan rasa rindu animelovers sekalian terhadap Kenshin Himura.

   Pete Pumps
Yah, wajar saja namanya seperti itu, karena sebenarnya dia adalah seorang pilot Kanada berusia 16 tahun yang meninggal karena mengalami kecelakaan ketika dia sedang berada di belakang kemudi pesawat. Di saat yang sama, Tazusa Sakurano (lawan mainnya) sedang mengikuti skating competition dan memberikan pertunjukan skatingnya saat itu, namun kemudian ketika dia memainkan pertunjukan tersebut, dia terjatuh. Nah, di adegan itulah, atas kuasa Tuhan, roh Pete memasuki raga Tazusa. Setelah Tazusa tersadar, dia sudah mendapati dirinya bersama roh Pete. Mau dong dirasuki rohnya Pete Pumps. Hahahaa <3
Sebagai arwah, Pete harus menunggu selama 100 hari sebelum dia bisa ke tempatnya, surga. Sehingga mau tidak mau dia harus bersama dengan Tazusa selama 100 hari. Cerita anime ini pun bermula dari situ.

Tazusa dalam skating competition tidak disukai oleh media dan juri karena sikapnya yang dingin sehingga mempengaruhi image pertunjukannya saat tampil. Berkali-kali pelatihnya menasihatinya akan hal itu, namun dia tetap saja keras kepala. Sejak dia dirasuki arwah Pete, Pete pun mencoba untuk membantu Tazusa dalam pertunjukannya agar dia dapat memenangkan kompetisi tersebut. Image Tazusa pun mulai berubah sejak dia menampilkan pertunjukannya dengan tema ‘waitress on ice’.
Tentu saja pastinya susah jika 2 ruh berada dalam satu tubuh. Karena apapun yang dilakukan raga Tazusa secara otomatis Pete pun akan melakukan hal yang sama. sehingga setiap mandi atau berpakaian Tazusa sering kali harus menutup matanya sendiri. Atau tidak melihat tubuhnya sendiri. Hahaha ribet juga.
Oia, Pete sangat tidak menyukai tomat. Itu pun dimanfaatkan Tazusa ketika Pete membuatnya jengkel, Tazusa dengan semangat memakan tomat untuk membuat Pete kapok.
Yah, pada akhirnya mereka pun saling jatuh cinta.
Adegan terakhir, tiba saatnya arwah Pete harus meninggalkan Tazusa. Mereka berdua sempat ciuman sebelum akhirnya arwah Pete pergi meninggalkan Tazusa seorang diri, dan meninggalkan aku tentunya karena mengingat perginya Pete berarti selesai juga akhirnya cerita Ginban Kaleidoscope dengan endingnya yang menyedihkan itu. Hikz.
Duh kenapa saya ngomongin alur cerita anime ini yah. Hahaa Pokoknya Pete dengan ketampanannya yang menyejukkan hati membuat ku jatuh cinta.

   Yoshida Haru
Haru-kun adalah karakter anime dari Tonari no Kaibutsu-kun aka My Little Monster. Hahaha sesuai judul animenya, Yoshida Haru adalah My Little Monster. Anime ini bergenre comedy romance. Yoshida-kun ini sangat nakal dan suka membolos sekolah. Tetapi dia yang selalu apa adanya dan melakukan apapun yang dia ingin lakukan termasuk terus mengganggu Shizuku Mitsutani, seorang siswi SMA yang satu sekolah dengannya. Dan tidak hanya mengganggu Shizuku Mitsutani, dia juga sering mengusik pikiran dan hatiku. Hahahaaa Dia adalah karakter anime kedua setelah kenshin himura yang pernah saya pasang menjadi wallpaper handphone-ku. =D


(Ini adalah foto yang pernah saya jadikan wallpaper. Haha)
Dia seperti anak lelaki nakal yang ingin kau jinakkan.
Yoshida Haru memang tampak keras dan menakutkan tetapi sebenarnya dia tidak bermaksud jahat. Dia dengan kepolosannya, lugu dan sangat pengertian. Dan dia sangat pintar, selama dia absen dari sekolah dia gunakan waktunya untuk belajar dan belajar.
Anyway dia kemudian bertemu dengan si ‘dry ice’ Shizuku Mitsutani yang memiliki sikap dingin dan tidak peduli dengan orang lain kecuali belajar. Shizuku mendatangi Haru untuk memberikan catatan dari sekolah selama Haru absen. Cerita pun bermula dari situ.
Oia, dia mempunyai seorang kakak yang tidak kalah cakep sih. Kakaknya Yuuzan dulu sangat menyayangi dan melindungi Haru, adiknya. Namun karena Yuuzan cemburu terhadap Haru yang lebih diperhatikan oleh keluarganya sehingga dia mulai membenci Haru. Karena hal itu, Haru yang sempat tinggal bersama kakak dan keluarganya menjadi drop dan menimbulkan banyak masalah sehingga dia diusir dari rumah.
Meskipun begitu pertemuannya dengan Shizuku mulai menimbulkan perubahan pada sikap mereka satu sama lain. Shizuku yang awalnya tidak peduli dengan hal lain akhirnya mulai melihat Yoshida Haru sebagai ‘seseorang’. Hahahhaaa
Endingnya happy sih. Cuma agak menggantung.

   Fuwa Mahiro
Fuwa Mahiro adalah kakak saya di Zetsuen No Tempest, berarti saya adalah Fuwa Aika. Hahhahaa. Ini sebenarnya adalah bentuk kecemburuan saya terhadap Fuwa Aika karena memiliki seorang kakak yang sangat berkarisma seperti Mahiro, meskipun pada akhirnya Fuwa Aika pacaran dengan sahabat baiknya Fuwa Mahiro yaitu Takigawa Yoshino. Mereka sama-sama cakep luar biasa, namun karakter mereka sangat berbeda. Mungkin itu yang membuat persahabatan mereka seperti dua perpaduan yang saling melengkapi.
“Saya bisa bertahan sejauh ini karena saya terlibat dengannya”, begitu kata Yoshino.
“Mungkin saya tidak akan bertahan sejauh ini tanpa dia”, dan begini kata Mahiro.
See? Persahabatan mereka cukup menarik.
Anime ini memiliki cerita yang agak pelik. Tetapi ceritanya lebih masuk akal dan bisa dimengerti dibandingkan Guilty Crown, meskipun begitu kedua anime ini sama-sama bagus.
Terlepas dari ceritanya, Mahiro adalah seseorang yang sangat bisa diandalkan karena dia tidak akan mudah terpengaruh oleh apapun.
“Aku akan menulis skenario saya sendiri”, begitu katanya.


Yang membuat saya menyukainya adalah mata jahatnya, tegas, saat dia mengatakan tujuannya dia tampak sangat bersemangat. Akan sangat jelas melihat perbedaan Yoshino dan Mahiro jika kau melihat mata mereka. Yoshino yang tampak polos, selalu menurut, dan Mahiro yang selalu saja tampak memaksa. Aku baru saja selesai menonton anime ini. Dan Aaaakkkk, animenya sedih, konyol dengan caranya sendiri, serius, meskipun ending ceritanya happy, tetap saja saya, Mahiro dan Yoshino bersedih karena Fuwa Aika memutuskan untuk membunuh dirinya sendiri.
Anyway, saya harus segera pergi. Saya ada janji bertemu Mahiro satu jam lagi. Yayyy…

   Yuuta dan Yuuki
Kenapa mereka berdua ditempatkan di nomor yang sama? Karena mereka sendiri mengaku tidak bisa tidur kalau tidak saling bersebelahan. Hahahaa Itu waktu mereka masih TK.
Mereka kembar, salah satu karakter dari Kimi to Boku. Soundtrack anime ini bagus, loh. Tapi cari saja sendiri. Di tulisan ini saya hanya fokus membahas mengapa saya jatuh cinta padanya.
Ada dua karakter cowok lainnya, mereka berempat sudah bersahabat selama 17 tahun, pertama kali mereka bertemu adalah saat musim semi pertama pada waktu mereka masih TK.
Yuuta yang lebih tua tentunya lebih dewasa, bertanggungjawab, dan tentunya lebih memperhatikan hal-hal detail seputar pekerjaan rumah. Sedangkan Yuuki, adiknya, lebih cuek dan tidak perhatian. Dia seringkali mengabaikan orang lain disekitarnya. Kaname, sahabatnya yang lain dengan ciri khas kacamatanya, tipe pengatur, kalau yang lainnya terlalu santai, dia adalah orang yang terlalu detail, dan Yuuki adalah objek yang seringkali membuat dia pusing. Ada lagi Shun, dia sedikit feminim dengan rambut gondrongnya, dia lembut dan perhatian dengan teman-temannya yang lain. Tetapi dia akan mencukur rambutnya di episode-episode terakhir. Karakter itulah yang membuat persahabatan mereka sangat kocak. Belakangan akan muncul karakter baru yang akan bergabung dengan mereka. Tetapi saya tidak akan membahasnya di sini.


(Shun yang berambut merah, di sini dia sudah rambutnya sudah dicukur, yang ditengah itu adalah karakter baru yang saya sebut sebelumnya, dan sisanya kamu pasti bisa menebak sendiri)

Lucunya, Yuuki yang saat itu dibujuk oleh Kaname agar dia bergabung dengan sebuah klub. Dan ternyata, dia malah lebih ahli dan sangat atletis, klub basket, panah, judo, dia mainkan semua dengan sangat keren. Shun hampir mengusulkan untuk mencobanya di klub memasak, ternyata waktu SMP dia pernah membantu teman ceweknya mengupas kentang dan Yuuki malah lebih ahli dibanding teman ceweknya yang lain. Yah ekspresinya yang dingin dan sikapnya cuek pasti tidak akan disangka bahwa dia mampu melakukannya. Dia sangat suka membaca manga, saat Kaname mengetahuinya dia kemudian membawanya ke klub Manga meskipun pada akhirnya klub Manga itu lebih mirip dengan Klup ‘Langsung Pulang ke Rumah’. Suatu hari, Yuuki diminta untuk menggambar anime, dengan hobbynya yang suka membaca anime, pasti hal itu tidak akan berat untuknya. But the fact, gambarnya sangat hancur. Hahahhaaa. Malah yang jago menggambar adalah kakaknya Yuuta. Yuuta mengaku dia sudah sering melihat komik di rumahnya, mungkin karena itu. Lucu kan. Mungkin gak lucu kalau dibaca, makanya coba aja nonton.
Nah, kalau yang membuat saya jatuh cinta dengan Yuuta adalah kedewasaannya dan pengertiannya dia dengan kondisi yang saya alami. Dia selalu saja bisa mengerti perasaan saya tanpa saya harus menjelaskan atau menunjukkan perasaan saya. Hahahhaa Bukan saya sih. Cerita yang ada di anime itu.
Anyway, mereka adalah saudara kembar yang menggemaskan.

Demikianlah tempat-tempat bersejarah dimana saya pernah dan akan selalu menaruh hati. Hahaha
Eits.. saya hampir lupa ternyata masih ada. Banyak banget yak. Hahhaha

   Gilbert Nightray
Warna matanya yang Gold membuat saya jatuh cinta pada pandangan pertama. Gilbert ini adalah karakter di Pandora Hearts dan bersahabat karib dengan Oz. Saya sudah agak lupa dengan jalan cerita anime ini. Tetapi saya tetap tidak lupa dengan perasaan saya terhadap Gilbert.


(Ini adalah foto saat dia mengutarakan perasaan cintanya ke saya, betapa senangnya =D)

“No matter what happens, I will be beside you”, begitu yang pernah dikatakannya kepada saya. Hahahhaa eh salah, kepada Oz maksudnya. =D
Anime ini dimulai ketika Oz mencapai umur 15 tahun dan akhirnya diadakan ritual untuk merayakan hal tersebut, memang sudah merupakan ritual turunan. Tetapi kemudian hal tidak diduga terjadi. Tiba-tiba dia berada di sebuah penjara yang bernama “Abyss”, disitulah dia diselamatkan dengan Alice, the Bloodstained Black Rabbit, dan mengadakan kontrak dengannya.
Nah Gilbert ini belakangan diketahui adalah sahabat Oz sejak kecil. Hanya saja ceritanya memang agak memusingkan karena fisik Gilbert yang sudah dewasa tentu berbeda dengan Oz yang masih 15 tahun. Dan Mengejutkannya lagi, ternyata ratusan tahun lalu ada sebuah tragedy, Gilbert dan Oz ada pada saat tragedy tersebut terjadi. Jadiii, umm, daripada saya pusing dan Anda pusing, lebih baik langsung saja nonton animenya.
Istimewanya anime ini juga menampilkan adegan-adegan yang konyol dan sangat terhibur. Dan tentu saja saya juga sangat terhibur apalagi dengan Gilbert yang kadang-kadang bertingkah lucu dan bikin gemas. Hahahhaa LOL
Oia, di anime ini juga ada Vincent Nigthray yang gak kalah cakep, maklum saja karena dia adiknya Gilbert. Haha. Ini anime recommended kok, gak bakalan nyesal.

   Takumi Usui
Meskipun dia berada di urutan sebelas, dan memang sengaja tidak diurutkan, Usui-kun no baka (begitu Mizaki Ayusawa sering memanggilnya, kalau saya sih memangginya ‘honey’) ini adalah karakter di Kaichou wa Maid Sama (The President is a Maid). Sesuai judulnya, anime ini menceritakan Mizaki Ayusawa sebagai ketua OSIS di Seika High, dan ternyata di luar sekolah, kesehariannya adalah bekerja paruh waktu sebagai pelayan di sebuah resto. Nah sebagai ketua OSIS tentunya dia mengatur semua hal-hal yang ada disekolahnya, tidak terkecuali adalah peraturan-peraturan yang dia buat. Dia pun akhirnya bertemu dengan pujaan hati saya, Takumi Usui. Usui pada akhirnya mengetahui pekerjaan Misaki, sejak itu Usui selalu saja terlibat dengan Misaki dan akhirnya ada perasaan cinta yang muncul di antara mereka.
Usui adalah tipe cowok yang penuh misteri, dingin tetapi sebenarnya perhatian, selalu bisa diandalkan, cuek tetapi sebenarnya pengen. Hahahhaaa
Anime ini adalah anime pertama kali yang saya nonton saat kuliah.


(Ini dia, ketika kita saling mengambil gambar satu sama lain. Romantis kan?)

Nah, ini baru benar-benar selesai, demikianlah saya uraikan tempat di mana hati saya pernah berlabuh, berlabuh kemarin, berlabuh hari ini, berlabuh selamanya. LOL
How about you?

4 komentar:

  1. hahaha,,,, gak saya sangka bakalan kau ungkapkan semua yg kau rasakan.
    Setidaknya setia meko sama Fuwa Mahiro. biarkan saya tenang bersama Yoshino..
    ahahah

    BalasHapus
  2. hahahhaaa... tenang mii sj... sa biarkan jko bersama yoshino, tapi asal kau tau nah mantanku itu... kau ibaratnya hakaze.. =P

    BalasHapus
  3. Yaps usui is the best😘

    BalasHapus
  4. Yaps usui is the best😘

    BalasHapus