Minggu, 01 Februari 2015

Tips Menghadapi Kejenuhan Dalam LDR



Semakin jauh kita melangkah, tentu akan ada beberapa perubahan yang kita hadapi..Lingkungan, sikap, pemikiran, teman dan tidak terkecuali, hubungan. Kita sekolah di kampung halaman, berteman dengan tetangga, teman masa kecil, mantan gebetan waktu SD, mantan pacar waktu SMA, semua kenangan manis hingga kita harus meninggalkannya dikarenakan kita semakin dewasa, bukan lagi anak kecil yang berpikir mainan apa yang akan diminta, tetapi memilih, memilih untuk masa depan.
Untuk itu, kita memasuki era baru di dunia perkuliahan.Kita bertemu dengan orang-orang baru, sebagian kecil mungkin orang yang memasuki lingkungan baru dan harus hidup mandiri bersama teman-teman perantau lainnya.Di situlah kita mulai membuat jarak dengan kenangan kita, dengan teman-teman kita, dan mungkin berpisah dengan kekasih kita. Beberapa mungkin baru mencari senteran baru, gebetan-gebetan baru, hingga semua kepompong kenyamanan itu harus berubah menjadi kupu-kupu yang akan belajar terbang di dunia yang kejam. Yap.Dunia kejam jika kita tidak bisa menghadapinya.Tidak ada yang lebih kejam ketika kau memasuki dunia pekerjaan, apalagi dengan kondisi bersedia ditempatkan di mana saja. =(
Anyway, inti dari tulisan ini adalah beberapa dari kita akan mengalami hubungan jarak jauh. Jadi, selamat datang para LDRers. Kalian boleh memanggil saya senior, atau hanya saya yang merasa sok senior, tetapi tetap saja, WELCOME.. =D
Ilmu ke-LDR-an sama rumitnya dengan ilmu bela diri. Bagaimana tidak?Kita harus bela diri dari godaan-godaan yang ada dikarenakan jarak yang jauh itu, seperti kesepian, kesepian, dan kesepian. Dari kesepian akan muncul kejenuhan, dari kejenuhan akan mendorong kita untuk keluar dari kejenuhan itu, kita merasa ingin bermain. Masalahnya adalah, apakah kita memutuskan untuk bermain aman?Atau bermain tidak aman? It depends on you. Karena saya tidak berhak mengatur Anda dalam hal ini.

Ini ada beberapa tips  untuk Anda dalam menghadapi kejenuhan di dunia LDR :

      1.       Mengenang
Mengenang bukan berarti hubungan itu tinggal kenangan loh.Mengenang yang saya maksudkan adalah, bernostalgia.LDRers tentulah pernah mengalami momen-momen lucu sewaktu jaman pedekate kalian, atau LDRers mungkin salah bawa konsep waktu pengen nembak ceweknya, atau momen-momen menjengkelkan ketika si cewek meminta waktu sebulan buat menjawab tembakan LDRers sekalian.Mengenang inilah kuncinya ketika Anda mulai jenuh. Mengenang berarti Anda mengingat diri kalian yang dulu, diri kalian yang begitu membara mengejar sang pujaan hati, diri kalian yang begitu patah hati ketika ditolak sekali, diri kalian yang waktu itu berusaha mengabulkan permintaan si pujaan hati agar bisa diterima, perjuangan-perjuangan itu kenanglah. Mengenang berarti Anda mengadakan reuni bersama perasaan Anda sendiri.Karena mungkin jarak yang terlalu jauh dan waktu bersama yang sedikit membuat Anda lupa bahwa betapa Anda sangat mencintainya. Atau kalau ini tidaklah mempan, aku akan berikan opsi kedua dalam mengenang.
Cobalah, ketika Anda sendiri, mungkin sedang menunggui dia tertidur lewat telpon, bukalah album kalian ketika masih bersama, dirinya yang selalu ada, senyumnya yang mempesona, kesabarannya dalam menghadapi kemarahan Anda hanya karena dia ketiduran duluan sewaktu menunggui Anda tidur lewat telpon. Lihatlah betapa dia mencintai Anda.Lihatlah tatapan matanya ketika sedang memandangimu, teduh dan penuh kasih sayang. Maka yang akan Anda rasakan selanjutnya adalah perasaan yang penuh terimakasih. Karenaaa, LDRers sekalian, menemukan orang yang dicintai itu sangat mudah, tetapi menemukan orang yang mencintai kita itulah yang sulit. Jadi, ketika Anda mulai jenuh, ingatlah perasaan itu =D Kalau masih tidak mempan, berarti Anda tidak tau berterimakasih. Titik.

      2.       Gombal
Gombal bukan berarti dusta yak.Persepsi itu yang harus kita samakan dulu. Gombal hanyalah kalimat yang dihiasi sedemikian rupa sehingga terdengar lebay tapi manis… =D
Tidak ada aturan kalau gombal hanya bisa dipakai pada saat pedekate, saat pacaran pun malah harusnya lebih romantis dan lebih sering meluncurkan gombalan sebagai pemanis hubungan. Setidaknya bukan pemanis buatan.
Misalnya saja, kamu lagi bosan mendengar cerita pacar kamu tentang film yang baru saja dia nonton, tentang endingnya yang tidak bahagia dimana pasangan serasi itu meninggal di akhir film, bilang saja, “Jangan khawatir sayang, meskipun ending film itu berakhir tragis seperti yang kau ceritakan, aku akan tetap sayang sama kamu.” Atau ketika dia mengatakan padamu bahwa Handphonenya lowbat, kamu bisa bilang padanya. “Tenang saja, meskipun sekarang hapemu lowbat, aku tidak akan pernah lowbat untuk mencintaimu.” Atau ketika dia sedang khawatir kau akan melirik cewek lain ketika tidak sedang bersamanya, kau bisa bilang padanya, “Tenang saja. Bagaimana pun aku akan tetap kembali padamu. Karena bagiku, kau adalah rumah yang nyaman.” Hahahhaa atau untuk menghentikan ocehannya, kau bisa bilang, “The point is I love you.” Respon setelah itu hanya, “I love you, too”, meskipun dia tahu itu adalah siasatmu untuk menghentikan ocehan panjang lebarnya, so who cares? Still, it’s sweet. Ini berlaku hanya pada saat kau menggombal orang yang sayang padamu, jika kau menggombal orang yang bahkan tidak suka padamu, kau hanya akan dipanggil norak. Haha
Atau kau bisa melakukan jurus yang berlawanan dengan ‘gombal’, yaitu, ‘pura-pura ngambek’, seperti ketika dia sedang hang out sama teman-temannya, lalu kau pura-pura ngambek dengan nada manja ngomong ke dia, “Ihhh, aku iri deh sama teman-teman kamu, kenapa gak aku aja ya yang sama kamu sekarang..”, atau “jadi kamu lebih pilih sama teman-teman kamu sekarang? Sama aku kapan? Kamu main ke sini dong, jangan main sama teman kamu mulu…”, tapi ingat dengan nada manja yak sehingga dia bisa benar-benar nangkap kalau kau hanya sedang ingin dimanja saja. Tetapi kalau kau mengatakannya dengan nada serius, girl, please, ur annoying.. =D
But still, ini akan menambah warna dalam hitam putih dunia LDR para LDRers yang terhormat.

      3.       Komunikasi
Para LDRers yang terhormat, dalam dunia LDR, yang membuat hubungan itu terasa jauh, bukan jarak, tapi waktu. Meskipun kalian tidak punya waktu untuk bersama dalam konteks ‘live’, tetapi kalian bisa bersama lewat KOMUNIKASI. Itulah mengapa handphone dan gratisan provider kesayangan kamu diciptakan, jadi jangan sia-siakan!
Kunci paling penting, entah itu dalam hubungan normal, rumit, LDR, the most important thing is relationship. And relationship is build from interaction, and it’s not going well without communication. In Communication, we trust. Komunikasi dengan ajaibnya membentuk kebersamaan dimana kita saling mengenal, mengerti, menyesuaikan diri satu sama lain. Sehingga membentuk sebuah hubungan yang tidak sempurna tetapi dinamis.
Kekasih yang tidak punya waktu untuk menghubungimu karena kesibukannya, tinggalkanlah. Karena cepat atau lambat, hubungan kalian akan terasa sangat jauh, dan menunggu berakhir dengan sendirinya.
At least, seberapa sibuk dirimu LDRers, sempatkan dalam sehari itu, kau menghubunginya.Jangan terlalu cuek, itu bisa menyakiti si pasangan.Cuek atau tidaknya kamu, merupakan indikator eksistensi hubungan kalian.Kau tidak tau saja, saya pernah merasakannya dan rasanya serasa jadi hantu, antara ada dan tiada. =(
Anyway, kalian bisa membuat kesepakatan kecil untuk membuat komunikasi rutin setiap hari yang gak boleh absen sekalipun. Untuk referensi, kalian bisa saling menelpon di waktu malam hari sebagai pengantar tidur, menceritakan aktivitas kalian seharian, menanyakan aktivitas apa lagi yang akan dilakukan besok. Hehhee, anyway, ini saya lakukan juga loh..jadi yang tidur duluan itu adalah penghianat. Hahahha kurasa sekarang kalian bisa tebak siapa yang marah-marah hanya karena pasangannya ketiduran duluan sewaktu menungguinya tertidur. Hehe =P

      4.       Be Positive!
Kalau Anda tidak mampu berpikir postif, setidaknya jangan biarkan pikiran-pikiran negatif merasuki Anda. Lalu Anda dan pikiran liar Anda akan menciptakan ilusi dan prasangka buruk yang bisa jadi memicu masalah dalam hubungan kalian yang sebenarnya awalnya, semua baik-baik saja.
Prasangka buruk itu bisa memicu prasangka buruk itu sendiri yang sebenarnya tidak ada menjadi kenyataan. Kau mungkin tidak pernah merasakan berhadapan dengan orang yang selalu  berprasangka buruk. Itu benar-benar menjengkelkan.
Kupikir jika komunikasi LDRers baik-baik saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

      5.       Kejutan
Kau tau alat kejut jantung, bagaimana pengaruhnya untukmu jika disetting hingga sekian joule.Semakin tinggi tanda ketidaksadaranmu, maka semakin tinggi pula settingan joule-nya.Ini pulalah yang terjadi pada hubungan LDR yang terlalu lama.Semakin membosankan hubungan LDR mu, semakin kau membutuhkan kejutan yang besar.Kejutan ini perlu perhitungan, LDRers.Butuh strategi dan pemikiran yang benar-benar matang. Kau harus memperhitungkan kapan momen yang tepat untuk bisa memberi kejutan, kau harus tau ukuran kejutan yang akan kau berikan, sehingga hasil yang kau harapkan tidak meleset atau pun berlebihan. Mungkin laki-laki tidak akan terlalu memusingkannya, tetapi perempuan? Pikiran perempuan itu rumit.
Anyway, terlepas dari kejutan apa yang akan kau berikan, the first thing you have to do, adalah jangan pernah sekalipun kamu melupakan hari istimewa hubungan dan pasangan kalian, terutama untuk kalian para laki-laki, kalau kalian ingin cari aman, meskipun kalian tidak memberikan hadiah, setidaknya kalian tidak melupakannya.
Ide-ide kejutan ini akan saya bahas di postingan saya selanjutnya. Hehe..

      6.       Jangan Diamkan Masalah
Untungnya saya dan pacar saya tidak suka membiarkan masalah terlalu lama. Meskipun tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama. But still, I think, masalah jika hanya didiamkan tidak akan baik. Mungkin ada beberapa orang yang akan lebih baik jika dia didiamkan dulu, diberi waktu untuk sendiri. Memang benar untuk membiarkannya sendiri dan membaik dengan sendirinya tetapi tidak berarti Anda justru cari aman dan tidak lagi membahasnya.Membahas masalah itu perlu, karena kalian harus mencari solusi yang tepat agar masalah yang serupa tidak terjadi lagi. Jangan sampai semua dipendam dan akhirnya hanya akan terus terulang kesalahan yang sama dan malah saling menyalahkan satu sama lain dan akhirnya ‘BOOM’. Memendam itu tidak baik, karena jika tiba saatnya overload, dia akan MELEDAK.
Sebenarnya masalah itu tidak akan ada, jika ego kita bisa memaklumi kesalahan itu, asalkan kesalahan itu memang masih bisa dimaafkan.
Ingat kalian adalah pasangan LDR, sulit untuk kalian bisa bertemu dan menyelesaikan segalanya.Karena memang kadang-kadang jarak yang jauh, membuat hati kita lebih kaku untuk mengalah, membuat kita lebih sensitif untuk marah-marah, coba kalau dia bisa berada di dekat kita, dia masang wajah imut aja kita pasti udah bisa luluh.Jadi dalam dunia LDR ini, penting untuk kalian bisa saling mengalah, saling mendengar, saling memahami, saling menyampaikan keinginan masing-masing, dan dari situ ambillah solusi yang baik.
Dan khusus untuk kalian para lelaki, banyak-banyaklah mengalah.Banyak-banyak bersabar karena kalian adalah para LDRers yang tangguh.Kalian bisa kalian kuat. Hahhaa =D

7.       Jangan bermain di luar garis.
Punya pacar tidak berarti kita tidak menjalin hubungan dengan yang lain.
Dan rasa percaya bukanlah sarana untuk bisa kita manfaatkan agar bisa mempermainkan pasangan kita, tentunya godaan untuk hubungan LDR itu lebih besar karena kemungkinan mereka bisa menipu sangat mudah.
Kupikir jika semua poin di atas terjalin dengan baik, berarti hubungan kalian akan baik-baik saja. Dan poin 7 ini tidak akan terjadi. But, I still warn you. Don’t play too much. Don’t be cheating. Jangan selingkuh.Karena dalam segala jenis hubungan, ada 2 hal yang bisa mengakhiri hubungan, yang pertama, memutuskan hubungan, yang kedua adalah PENGHIANATAN.
Jadi, sekali saja kau melenceng keluar dari garis aman, di akhir cerita, kau akan terlalu terlambat untuk menyadari kesalahanmu. Beware.

      8.       Semua kembali padamu.
Ada momen dimana hubungan itu memang harus berakhir. Ada momen dimana kau pikir he or she’s the one meskipun masalah dalam hubungan kalian sudah sangat memusingkan dan bikin gila.Semua kembali padamu.
Meskipun hubungan yang kalian jalani sudah bertahun-tahun lamanya, tetapi memang harus berakhir, maka tidak ada cara lain selain mengakhirinya.
Kita masih akan bertemu dengan orang baru, dan jatuh cinta lagi.
Yang jelas, sesakit apapun kita, kita sudah berusaha memberikan cinta itu sebaik yang kita bisa.
Ini yang selalu saya katakan pada temanku, ketika dirinya patah hati. Hahahha


Demikian tips-tips yang bisa saya berikan sebagai sesama LDRers yang masih sibuk gentayangan di dunia LDR. Delapan poin itu diibaratkan sekedar bibit tanaman jika dibandingkan dengan rumitnya dunia ke-LDR-an.Tetapi, justru karena delapan poin itu adalah bibit, maka semua permasalahan yang ada dalam dunia LDR justru akan bermuara kembali ke delapan poin itu. Karena, seperti poin Delapan katakan, semua kembali padamu. Hahahhaa… So, what do you think?

3 komentar: