Semakin jauh kita melangkah, tentu akan ada beberapa
perubahan yang kita hadapi..Lingkungan, sikap, pemikiran,
teman dan tidak terkecuali, hubungan. Kita sekolah di kampung halaman, berteman
dengan tetangga, teman masa kecil, mantan gebetan waktu SD, mantan pacar waktu
SMA, semua kenangan manis hingga kita harus meninggalkannya dikarenakan kita
semakin dewasa, bukan lagi anak kecil yang berpikir mainan apa yang akan
diminta, tetapi memilih, memilih untuk masa depan.
Untuk itu, kita memasuki era baru di dunia perkuliahan.Kita
bertemu dengan orang-orang baru, sebagian kecil mungkin orang yang memasuki
lingkungan baru dan harus hidup mandiri bersama teman-teman perantau lainnya.Di
situlah kita mulai membuat jarak dengan kenangan kita, dengan teman-teman kita,
dan mungkin berpisah dengan kekasih kita. Beberapa mungkin baru mencari
senteran baru, gebetan-gebetan baru, hingga semua kepompong kenyamanan itu harus
berubah menjadi kupu-kupu yang akan belajar terbang di dunia yang kejam.
Yap.Dunia kejam jika kita tidak bisa menghadapinya.Tidak ada yang lebih kejam
ketika kau memasuki dunia pekerjaan, apalagi dengan kondisi bersedia
ditempatkan di mana saja. =(
Anyway, inti dari tulisan ini adalah beberapa dari kita akan
mengalami hubungan jarak jauh. Jadi, selamat datang para LDRers. Kalian boleh
memanggil saya senior, atau hanya saya yang merasa sok senior, tetapi tetap
saja, WELCOME.. =D
Ilmu ke-LDR-an sama rumitnya dengan ilmu bela diri.
Bagaimana tidak?Kita harus bela diri dari godaan-godaan yang ada dikarenakan
jarak yang jauh itu, seperti kesepian, kesepian, dan kesepian. Dari kesepian
akan muncul kejenuhan, dari kejenuhan akan mendorong kita untuk keluar dari
kejenuhan itu, kita merasa ingin bermain. Masalahnya adalah, apakah kita
memutuskan untuk bermain aman?Atau bermain tidak aman? It depends on you.
Karena saya tidak berhak mengatur Anda dalam hal ini.
Ini ada beberapa tips
untuk Anda dalam menghadapi kejenuhan di dunia LDR :
1. Mengenang
Mengenang bukan berarti hubungan itu
tinggal kenangan loh.Mengenang yang saya maksudkan adalah, bernostalgia.LDRers
tentulah pernah mengalami momen-momen lucu sewaktu jaman pedekate kalian, atau
LDRers mungkin salah bawa konsep waktu pengen nembak ceweknya, atau momen-momen
menjengkelkan ketika si cewek meminta waktu sebulan buat menjawab tembakan
LDRers sekalian.Mengenang inilah kuncinya ketika Anda mulai jenuh. Mengenang
berarti Anda mengingat diri kalian yang dulu, diri kalian yang begitu membara
mengejar sang pujaan hati, diri kalian yang begitu patah hati ketika ditolak
sekali, diri kalian yang waktu itu berusaha mengabulkan permintaan si pujaan
hati agar bisa diterima, perjuangan-perjuangan itu kenanglah. Mengenang berarti
Anda mengadakan reuni bersama perasaan Anda sendiri.Karena mungkin jarak yang
terlalu jauh dan waktu bersama yang sedikit membuat Anda lupa bahwa betapa Anda
sangat mencintainya. Atau kalau ini tidaklah mempan, aku akan berikan opsi
kedua dalam mengenang.
Cobalah, ketika Anda sendiri, mungkin
sedang menunggui dia tertidur lewat telpon, bukalah album kalian ketika masih
bersama, dirinya yang selalu ada, senyumnya yang mempesona, kesabarannya dalam
menghadapi kemarahan Anda hanya karena dia ketiduran duluan sewaktu menunggui
Anda tidur lewat telpon. Lihatlah betapa dia mencintai Anda.Lihatlah tatapan
matanya ketika sedang memandangimu, teduh dan penuh kasih sayang. Maka yang
akan Anda rasakan selanjutnya adalah perasaan yang penuh terimakasih. Karenaaa,
LDRers sekalian, menemukan orang yang
dicintai itu sangat mudah, tetapi menemukan orang yang mencintai kita itulah
yang sulit. Jadi, ketika Anda mulai jenuh, ingatlah perasaan itu =D Kalau
masih tidak mempan, berarti Anda tidak tau berterimakasih. Titik.
2. Gombal
Gombal bukan berarti dusta yak.Persepsi itu
yang harus kita samakan dulu. Gombal hanyalah kalimat yang dihiasi sedemikian
rupa sehingga terdengar lebay tapi manis… =D
Tidak ada aturan kalau gombal hanya bisa dipakai pada saat pedekate, saat pacaran pun malah harusnya lebih romantis dan lebih sering meluncurkan gombalan sebagai pemanis hubungan. Setidaknya bukan pemanis buatan.
Tidak ada aturan kalau gombal hanya bisa dipakai pada saat pedekate, saat pacaran pun malah harusnya lebih romantis dan lebih sering meluncurkan gombalan sebagai pemanis hubungan. Setidaknya bukan pemanis buatan.
Misalnya saja, kamu lagi bosan mendengar
cerita pacar kamu tentang film yang baru saja dia nonton, tentang endingnya
yang tidak bahagia dimana pasangan serasi itu meninggal di akhir film, bilang
saja, “Jangan khawatir sayang, meskipun ending film itu berakhir tragis seperti
yang kau ceritakan, aku akan tetap sayang sama kamu.” Atau ketika dia
mengatakan padamu bahwa Handphonenya lowbat, kamu bisa bilang padanya. “Tenang
saja, meskipun sekarang hapemu lowbat, aku tidak akan pernah lowbat untuk
mencintaimu.” Atau ketika dia sedang khawatir kau akan melirik cewek lain
ketika tidak sedang bersamanya, kau bisa bilang padanya, “Tenang saja.
Bagaimana pun aku akan tetap kembali padamu. Karena bagiku, kau adalah rumah
yang nyaman.” Hahahhaa atau untuk menghentikan ocehannya, kau bisa bilang, “The
point is I love you.” Respon setelah itu hanya, “I love you, too”, meskipun dia
tahu itu adalah siasatmu untuk menghentikan ocehan panjang lebarnya, so who
cares? Still, it’s sweet. Ini berlaku hanya pada saat kau menggombal orang yang
sayang padamu, jika kau menggombal orang yang bahkan tidak suka padamu, kau
hanya akan dipanggil norak. Haha
Atau kau bisa melakukan jurus yang
berlawanan dengan ‘gombal’, yaitu, ‘pura-pura ngambek’, seperti ketika dia
sedang hang out sama teman-temannya, lalu kau pura-pura ngambek dengan nada
manja ngomong ke dia, “Ihhh, aku iri deh sama teman-teman kamu, kenapa gak aku
aja ya yang sama kamu sekarang..”, atau “jadi kamu lebih pilih sama teman-teman
kamu sekarang? Sama aku kapan? Kamu main ke sini dong, jangan main sama teman
kamu mulu…”, tapi ingat dengan nada manja yak sehingga dia bisa benar-benar
nangkap kalau kau hanya sedang ingin dimanja saja. Tetapi kalau kau
mengatakannya dengan nada serius, girl, please, ur annoying.. =D
But still, ini akan menambah warna dalam
hitam putih dunia LDR para LDRers yang terhormat.
3. Komunikasi
Para LDRers yang terhormat, dalam dunia LDR, yang membuat hubungan itu
terasa jauh, bukan jarak, tapi waktu. Meskipun kalian tidak punya waktu
untuk bersama dalam konteks ‘live’, tetapi kalian bisa bersama lewat
KOMUNIKASI. Itulah mengapa handphone dan gratisan provider kesayangan kamu
diciptakan, jadi jangan sia-siakan!
Kunci paling penting, entah itu dalam
hubungan normal, rumit, LDR, the most
important thing is relationship. And relationship is build from interaction,
and it’s not going well without communication. In Communication, we trust.
Komunikasi dengan ajaibnya membentuk kebersamaan dimana kita saling mengenal,
mengerti, menyesuaikan diri satu sama lain. Sehingga membentuk sebuah hubungan
yang tidak sempurna tetapi dinamis.
Kekasih yang tidak punya waktu untuk
menghubungimu karena kesibukannya, tinggalkanlah. Karena cepat atau lambat,
hubungan kalian akan terasa sangat jauh, dan menunggu berakhir dengan
sendirinya.
At least, seberapa sibuk dirimu LDRers,
sempatkan dalam sehari itu, kau menghubunginya.Jangan terlalu cuek, itu bisa
menyakiti si pasangan.Cuek atau tidaknya
kamu, merupakan indikator eksistensi hubungan kalian.Kau tidak tau saja,
saya pernah merasakannya dan rasanya serasa jadi hantu, antara ada dan tiada.
=(
Anyway, kalian bisa membuat kesepakatan
kecil untuk membuat komunikasi rutin setiap hari yang gak boleh absen
sekalipun. Untuk referensi, kalian bisa saling menelpon di waktu malam hari
sebagai pengantar tidur, menceritakan aktivitas kalian seharian, menanyakan
aktivitas apa lagi yang akan dilakukan besok. Hehhee, anyway, ini saya lakukan
juga loh..jadi yang tidur duluan itu adalah penghianat. Hahahha kurasa sekarang
kalian bisa tebak siapa yang marah-marah hanya karena pasangannya ketiduran
duluan sewaktu menungguinya tertidur. Hehe =P
4. Be Positive!
Kalau
Anda tidak mampu berpikir postif, setidaknya jangan biarkan pikiran-pikiran
negatif merasuki Anda. Lalu Anda dan pikiran liar Anda akan menciptakan
ilusi dan prasangka buruk yang bisa jadi memicu masalah dalam hubungan kalian
yang sebenarnya awalnya, semua baik-baik saja.
Prasangka buruk itu bisa memicu prasangka
buruk itu sendiri yang sebenarnya tidak ada menjadi kenyataan. Kau mungkin
tidak pernah merasakan berhadapan dengan orang yang selalu berprasangka buruk. Itu benar-benar menjengkelkan.
Kupikir jika komunikasi LDRers baik-baik
saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
5. Kejutan
Kau tau alat kejut jantung, bagaimana
pengaruhnya untukmu jika disetting hingga sekian joule.Semakin tinggi tanda
ketidaksadaranmu, maka semakin tinggi pula settingan joule-nya.Ini pulalah yang
terjadi pada hubungan LDR yang terlalu lama.Semakin membosankan hubungan LDR
mu, semakin kau membutuhkan kejutan yang besar.Kejutan ini perlu perhitungan,
LDRers.Butuh strategi dan pemikiran yang benar-benar matang. Kau harus
memperhitungkan kapan momen yang tepat untuk bisa memberi kejutan, kau harus
tau ukuran kejutan yang akan kau berikan, sehingga hasil yang kau harapkan
tidak meleset atau pun berlebihan. Mungkin laki-laki tidak akan terlalu
memusingkannya, tetapi perempuan? Pikiran perempuan itu rumit.
Anyway, terlepas dari kejutan apa yang akan
kau berikan, the first thing you have to do, adalah jangan pernah sekalipun kamu melupakan hari istimewa hubungan dan
pasangan kalian, terutama untuk kalian para laki-laki, kalau kalian ingin
cari aman, meskipun kalian tidak memberikan hadiah, setidaknya kalian tidak
melupakannya.
Ide-ide kejutan ini akan saya bahas di
postingan saya selanjutnya. Hehe..
6. Jangan Diamkan Masalah
Untungnya saya dan pacar saya tidak suka
membiarkan masalah terlalu lama. Meskipun tidak semua orang memiliki pemikiran
yang sama. But still, I think, masalah jika hanya didiamkan tidak akan baik.
Mungkin ada beberapa orang yang akan lebih baik jika dia didiamkan dulu, diberi
waktu untuk sendiri. Memang benar untuk membiarkannya sendiri dan membaik
dengan sendirinya tetapi tidak berarti Anda justru cari aman dan tidak lagi
membahasnya.Membahas masalah itu perlu, karena kalian harus mencari solusi yang
tepat agar masalah yang serupa tidak terjadi lagi. Jangan sampai semua dipendam
dan akhirnya hanya akan terus terulang kesalahan yang sama dan malah saling
menyalahkan satu sama lain dan akhirnya ‘BOOM’. Memendam itu tidak baik, karena
jika tiba saatnya overload, dia akan MELEDAK.
Sebenarnya masalah itu tidak akan ada, jika
ego kita bisa memaklumi kesalahan itu, asalkan kesalahan itu memang masih bisa
dimaafkan.
Ingat kalian adalah pasangan LDR, sulit
untuk kalian bisa bertemu dan menyelesaikan segalanya.Karena memang
kadang-kadang jarak yang jauh, membuat hati kita lebih kaku untuk mengalah,
membuat kita lebih sensitif untuk marah-marah, coba kalau dia bisa berada di
dekat kita, dia masang wajah imut aja kita pasti udah bisa luluh.Jadi dalam
dunia LDR ini, penting untuk kalian bisa
saling mengalah, saling mendengar, saling memahami, saling menyampaikan
keinginan masing-masing, dan dari situ ambillah solusi yang baik.
Dan khusus untuk kalian para lelaki,
banyak-banyaklah mengalah.Banyak-banyak bersabar karena kalian adalah para
LDRers yang tangguh.Kalian bisa kalian kuat. Hahhaa =D
7. Jangan bermain di luar garis.
Punya pacar tidak berarti kita tidak
menjalin hubungan dengan yang lain.
Dan rasa percaya bukanlah sarana untuk bisa
kita manfaatkan agar bisa mempermainkan pasangan kita, tentunya godaan untuk
hubungan LDR itu lebih besar karena kemungkinan mereka bisa menipu sangat mudah.
Kupikir jika semua poin di atas terjalin
dengan baik, berarti hubungan kalian akan baik-baik saja. Dan poin 7 ini tidak
akan terjadi. But, I still warn you. Don’t play too much. Don’t be cheating.
Jangan selingkuh.Karena dalam segala jenis hubungan, ada 2 hal yang bisa mengakhiri hubungan, yang pertama, memutuskan
hubungan, yang kedua adalah PENGHIANATAN.
Jadi, sekali saja kau melenceng keluar dari
garis aman, di akhir cerita, kau akan terlalu terlambat untuk menyadari
kesalahanmu. Beware.
8. Semua kembali padamu.
Ada momen dimana hubungan itu memang harus
berakhir. Ada momen dimana kau pikir he or she’s the one meskipun masalah dalam
hubungan kalian sudah sangat memusingkan dan bikin gila.Semua kembali padamu.
Meskipun hubungan yang kalian jalani sudah
bertahun-tahun lamanya, tetapi memang harus berakhir, maka tidak ada cara lain
selain mengakhirinya.
Kita masih akan bertemu dengan orang baru,
dan jatuh cinta lagi.
Yang jelas, sesakit apapun kita, kita sudah
berusaha memberikan cinta itu sebaik yang kita bisa.
Ini yang selalu saya katakan pada temanku,
ketika dirinya patah hati. Hahahha
Demikian tips-tips yang bisa saya berikan sebagai sesama
LDRers yang masih sibuk gentayangan di dunia LDR. Delapan poin itu diibaratkan
sekedar bibit tanaman jika dibandingkan dengan rumitnya dunia ke-LDR-an.Tetapi,
justru karena delapan poin itu adalah bibit, maka semua permasalahan yang ada
dalam dunia LDR justru akan bermuara kembali ke delapan poin itu. Karena,
seperti poin Delapan katakan, semua kembali padamu. Hahahhaa… So, what do you
think?

ahahha,,,, curcol ki cezt ceritanya ini e
BalasHapusHahahhahaa.... itu kesimpulan ku dari semua pengalaman LDR ku. Hahahhahaa
BalasHapusmasa sih
BalasHapus