Kau rasakan terpaan angin di wajah dan tubuhmu yang tertutupi pakaian tipis..
Getir risau menggerayangi pikiranmu,
Sembari tersenyum bebas seolah terbang.
Kau dengar bising mesin yang melahap keras tawamu.
Kemudian terbang bersama mengalahkan rotasi bumi!
Terobsesi mengejar cahaya-cahaya yang tampak bergaris-garis di pelupuk mata.
Dan kau seolah raja dengan mahkota kematian!!
Begitulah arwah yang terjeruji dalam jiwa malam.
_LA_
Kayak ku ingat ini puisi.....
BalasHapus