Rabu, 08 November 2017

Esok Kita yang Hilang

Aku menunggu kabarmu dengan cemas di luar kamar rawatmu. Kita yang seharusnya sedang bahagia menanti akad nikah kita besok, malah harus berada di sini sekarang. Kamu yang terbaring pucat sejak dua hari yang lalu, dan aku di sini menunggumu tersadar dari tidur panjangmu. Kulihat orang berlalu-lalang masuk dengan cemas ke ruanganmu. Lalu mereka ke luar dari ruanganmu dengan wajah yang kehabisan asa, melihatku dengan tatapan mata yang memelas. Seolah memintaku kuat dan bersabar akan kemungkinan yang bisa terjadi ke depan. Aku yang masih bukan muhrimmu, bahkan tak bisa menggenggam tanganmu sekarang. Padahal aku ingin sekali menggenggam erat tanganmu, bukan karena ingin meminjamkanmu kekuatan. Tetapi, karena aku ingin kamu menguatkanku, bahwa kamu sedang berjuang untuk bertahan.

Tak henti, kugenggam harapanku erat-erat di setiap doaku setelah salat, bahwa semoga setelah aku kembali ke ruanganmu, kamu telah menungguku dengan senyum lemah dan mata yang terbuka. Tetapi apa dayaku, ukhti. Aku malah mendapati semua orang di ruanganmu terisak menangis, dan wajahmu yang mulai memucat biru dengan bibir yang kaku. Di tengah semua orang yang bersedih itu, kuberanikan diriku menggenggam tanganmu. Rasa dingin menjalar ke tubuhku, hingga meremukkan hatiku, waktuku seakan ikut berhenti bersama kepergianmu.

Besok yang rencananya menjadi akad nikah kita, malah menjadi hari perpisahan kita. Belum kita memulai cerita bahagia, kita sudah harus belajar melepaskan. Apalah yang abadi, bahkan janjiku padamu tak bisa kutepati, ikrarku ke bapakmu tak sempat kulantunkan. Cincin di kotak merah yang selalu kubawa di sakuku saat kamu sakit, tak sempat terlingkar di jari manismu. Lihatlah kita, tak mampu kalahkan takdir. Tuhan berkata jadilah, maka jadilah. Tuhan memintamu kembali maka kamu kembali. Apalah dayaku sebagai hamba-Nya, apalah dayamu sebagai hamba-Nya, sedangkan kekuatan kita semua berasal dari-Nya. Lihatlah, bahkan jika hari esok kita sudah sangat dekat, dalam sekejap mata, hari esok kita menghilang.

3 komentar:

  1. Sempurna. Enak dibaca :)

    Jangan lupa followback aku di www.muhammadhidayatch.com
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih 😊
      Saya sudah follow kok mas.

      Hapus
  2. SUKA KALAH JUDI ?
    SUDAH TIDAK JAMAN NYA LAGI
    AYO GABUNG SEKARANG JUGA
    KAMI HADIR DENGAN INOVASI TERBARU DAN TERCANGGIH

    POKER - DOMINO - CAPSA - CEME
    Dengan Jackpot yang berlimpah
    Dan Mudah menang nya setiap hari (PIN BBM : 7AC8D76B)

    BalasHapus